Login/Join

Adam Alis Hijrah Ke Bahrain

Satu lagi punggawa timnas yang akhirnya bermain di luar negeri, yakni gelandang tengah bertalenta, Adam Alis. Pemain yang disebut sebagai Andrea Pirlo-nya Indonesia ini kahirnya resmi berkarir di klub kasta teratas Bahraini Football, East Riffa. Seperti apa sih kisah di balik layar nya?

Dikutip dari kompas.com, Adam Alis yang dinaungi di bawah manajemen pemain, Muly Munial merupakan salah satu dari beberapa pemain Indonesia yang berhasil mendapat kesempatan untuk menjajal kerasnya liga Sepakbola di luar Indonesia. Sebelumnya rekan satu timnya di skuad garuda muda, Evan Dimas juga mendapat kesempatan menjajal Eropa berkat kerja sama Mulu Munial dengan pihak klub terkait. Setelah Evan kemudian ada nama Ryuji Utomo yang juga direkrut oleh tim Bahrain. Kini Adam Alis mendapat kesempatan yang cukup mentereng, karena ia berstatus sebagai pemain resmi East Riffa walaupun kontrak kerjanya hanya setahun.

Saat kompas menenmui Muly Munial, agen Adam Alis menceritakan panjang lebar mengenai proses kliennya bergabung dengan East Riffa. Awalnya, Muly mulai mempromosikan pemainnya saat ia mendampingi Ryuji Utomo ke Bahrain untuk merampungkan proses transfernya dengan Al Najma. Langkah besar Ryuji ini tidak terlepas dari peran Rudy Eka Priambada yang menjadi asisten pelatih di Al Najma.

Ternayta tak disangka, penampilan Ryuji menarik minat klub lain untuk mengikuti jejak Al-Najma untuk mencoba pemain-pemain asal Indonesia. Mereka cukup terkesan melihat penampilan Ruji yang dinilai cukup bagus dan memiliki potensi. Oleh sebab itulah klub-klub lain pun ingin menjajal kemapuan pemain Indonesia. Dan salah satu klub yang tertarik adalah East Riffa. Lantas Muly pun kemudian memberikan profil pemain yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Profil pemain yang diberikan oleh Muly sebagiannya berupa video Adam Alis waktu bermain membela timnas di ajang SEA Games lalu. Bak gayung bersambut, pihak East Riffa pun tertarik kepada Adam Alis dan alhasil mereka memutuskan untuk merekrut Adam Alis. Tanda tangan kontrak diresmikan pada dua atau tiga hari lalu.

Tak bisa dipungkiri, keberhasil Adam lis berkarir di Bahrain merupakan buah positif dari kinerja yang ditunjukkan oleh Rudy dan Ryuji. Kedua orang ini membuka mata klub-klub Bahrain bahwa Indonesia memiliki pemain potensial. Di liga sepakbola Bahrain sendiri, diberlakukan jatah pemain asing sebanyak tiga pemain plus satu dari asia. Selama ini kebanyakan tim-tim Liga Bahrain melirik pemain-pemain dari negara tetangga mereka seperti Yordania atau Suriah untuk melengkapi kuota Asia, namun kini tim-tim Bahrain sana mulai mempertimbangkan untuk merekrut pemain-pemain Indonesia.

Tidak menutup kemungkinan Muly akan membawa pemain lain untuk berkarier di Bahrain pada masa yang akan datang.

“Kalau liga di Indonesia masih belum jelas, saya bisa kirim anak lagi ke sana,” tutur Muly.

Penulis: | 20 September 2015 | Berita Bola