Login/Join

Tekuk Malta 1-0, Italia Puncaki Klasemen Grup H

Italia berhasil memetik poin penuh di laga lanjutan Kualifikasi Euro 2016. Menghadapi tim lemah, Malta bukan berarti Italia bisa menang dengan mudah. Meskipun bermain di depan pendukung sendri, Itali nyatanya harus membtuhkan waktu 69 menit untuk bisa menjebol gawang Malta. Bahkan gol yang diciptakan oleh Graziano Pelle merupakan gol satu-satunya yang diciptakan Italia pada pertandingan itu.

Meskipun kalah, Malta setidaknya telah berhasil memperagakan permainan yang ulet penuh kerja keras. Berstatus sebagai tim tamu, tak membuat Malta gentar akan nama besar Italia. Terbukti Malta mampu membuat barisan penyerangan Italia sedikit frustasi di babak pertama lantaran kesulitan untuk menemnbus pertahanan Malta yang bermain disiplin.

Itali yang tak mampu meriah kemenangan dalam empat laga sebelumnya, berupaya keras untuk bisa membobol gawang Malta. Upaya Italia baru membuahkan hasil pada menit ke-69. Antonio Candreva mengirim sebuah umpan silang dari kanan. Sementara kiper Hogg terganggu oleh Marco Parolo di tiang dekat, Pelle berhasil menjebol gawang dari jarak dekat.

Malta pun tampil cukup baik, terbukti beberapa kali mereka hampir membuat jantung pelatih Italia copot, jika saja Buffon tak tampil gemilang di bawah mistar gawang. Setelah itu hampir seluruh serangan didominasi oleh Italia, Malta pun hanya bisa pasrah bertahan dari gempuran Italia. Hingga peluit panjang dibunyikan, Italia tak bisa menambah jumlah gol mereka.

Meskipun hanya menang tipis 1-0, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Italiaa menjadi pemuncak klasemen grup H. Dari tujuh pertandingan yang dilakoni, Italia berhasil mengumpulkan poin 15. Jumlah tersebut unggul satu angka dari peringkat kedua, Kroasia yang bermain imbang 0-0 di Azerbaijan sebelumnya. Jika saja Kroasia tidak mengalami pengurangan satu poin mungkin pimpinan klasemen berpindah tangan untuk tim-nya Modric.

Di sisa laga selanjutnya, Italia harus meraih hasil maksimal untuk mengamankan jatah lolos langsung ke Euro 2016. Sedangkan Kroasia tentu tak akan memberikan kemudahan bagi Tim Azzuri untuk lolos otomatis. Persaingan seru dan sengit akan menjadi milik dua tim ini.

Penulis: | 5 September 2015 | Berita Bola