Login/Join

Debut Dany Blind Mengecewakan, Belanda Keok di Kandang Sendiri

Debut Danny Blind sebagai pelatih timnas Belanda harus mendapat banyak koreksi setelah tim Oranye kalah dalam laga lanjutan Kualifikasi Euro 2016 kemarin. Belanda harus tertunduk malu lantaran digebuk oleh Islandia dengan skor tipis 1-0. Padahal pertandingan dilangsungkan di hadapan publik oranye sendiri, di Amsterdam Arena. Hal tersebut tidak juga mampu memacu semangat anak-anak tim Oranye untuk memetik hasil sempurna. Ada apa dengan Belanda? Apakah Blind salah menerapkan starategi?

Jika dilihat dari levelnya, tentu nama Islandia masih kalah jauh dibandingkan dengan Belanda. Tim oranye merupakan semifinal Piala Dunia brasil lalu, sedangkan Islandia adalah tim yang jarang sekali terdengar namanya di ajang-ajang besar. Namun sekali lagi, Islandia berhasil membuktikan bahwa pepatah bola itu bundar, ada benarnya. Apapun bisa terjadi di dunia sepakbola. Tim-tim besar pun tak punya jaminan bisa 100 persen menang mudah melawan tim-tim medio.

Kekalahan atas Islandia ini semakin mempersulit langkah Belanda untuk bisa lolos otomatis ke Euro 2016 mendatang. Sementara itu Islandia kian mantap bertengger di posisi teratas klasemen sementara grup A.

Pada laga kemarin, Islandia berhasil memberikan tekanan kepada Belanda di menit-ment awal. Namun perlahan, Belanda bisa membalikkan keadaan dengan menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja bencana itu muncul ketika sang kapten anyar mereka, Arjen Robben harus ditarik keluar lantaran cedera. Mulai dari sini lah armada tim oranya mulai goyah. Situasi pun menjadi semakin buruk ketika Martins Indi dihukum dengan kartu merah karena lantaran dengan sembrono main hajar kepala lawan. Sang pelatih anyar Belanda kemudian menarik keluar Huntelaar dan menutup lubang di lini belakang dengan memasukkan bek tengah Jeffrey Bruma. Babak pertama ditutup dengan rasa frustasi pemain Belanda yang tak mampu membobol gawang Islandia.

Di babak kedua, Belanda tampil fresh dengan beberapa nama talenta berbakat mereka. Keasikan menekan, lini pertahan Belanda malah panik ketika sebuah serangan datang menusuk jantung pertahan mereka. Alhasil Gregory van der Wiel melakukan pelanggaran terhadap Birkir Bjarnason di area terlarang. Wasit pun memberikan hadiah tendangan penalti untuk Islandia. Eksekusi diambil oleh Sigurdsson. Bola sebenarnya bisa dijangkau oleh Kiper Cillessen, namun kiper yang diincar MU ini gagal menghalau bola masuk ke gawangnya. Islandia memimpin 1-0. Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Belanda un harus puas tetap berada di peringkat ketiga klasemen grup A. Tugas sang pelatih anyar Belanda kini semakin sulit di laga sisa. Mau ak mau im oranye harus menyapu bersih semua laga sisa dan berharap sang peringkat pertama dan kedua tergelincir.

Penulis: | 5 September 2015 | Berita Bola