Login/Join

Atribut PSSI Dilarang di Turnamen Piala Presiden 2015

Fix, Sebentar lagi dahaga para pecinta sepakbola tanah air akan sedikit terobati dengan adanya gelaran Piala Presiden 2015. Jika tidak ada halangan turnamen bergengsi tersebut akan dibuka pada tanggal 30 Agustus 2015. Pembukaannya sendiri akan dilaksanakan di Bali dengan tim Bali United sebagai tuan rumah.

Tampaknya turnamen Piala Presiden ini tidak ada sangkut pautnya atau mungkin tidak mau ditautkan dengan organisasi sepakbola Indonesia PSSI. Hal ini jelas terlihat ketika Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) melarang seluruh kontestan Piala Presiden ini menggunakan atribut PSSI. Demikian keputusan yang dikeluarkan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Tentu keputusan BOPI tersbeut bukan lantaran dendam atau apa, melainkan BOPI masih menghargai keputusan atas perselisihan yang terjadi antara PSSI dengan Menpora. Dalam hal ini PSSI masih berstatus dibekukan oleh pemerintah (Kemenpora)

Sekjen BOPI Heru Nugroho mengatakan bahwa bagaimana pun juga PSSI merupakan salah satu lembaga bentukan pemerintah sehingga memiliki satu perspektif sama. Oleh karena itu di mata pemerintah PSSI belum beraktivitas karena masih dibekukan.

Heru Nugroho juga mengimbuhkan BOPI akan segera mengirim surat resmi kepada Mahaka Sports, selaku promotor Piala Presiden 2015, terkait larangan pemakaian atribut PSSI di turnamen tersebut. Sementara itu memang benar adanya bahwa larangan penggunaan atribut PSSI di ajang Piala Presiden 2015 sudah disepakati bersama Mahaka saat menggelar pertemuan, Senin (24/8/2015) lalu. Dan hal ini akan segera disosialisasikan kepada klub-klub peserta Piala Presiden.

Sama halnya dengan klub, perangkat pertandingan seperti wasit dan pengawas juga akan mendapat perlakuan yang sama. Heru menegaskan bahwa penugasan perangkat pertandingan haruslah bersifat profesional. Promotor akan dianggap melanggar kesepakatan jika perangkat pertandingan itu ditugaskan secara formal melalui PSSI. Oleh karena itu perangkat pertandinagn yang digunakan selama gelaran Piala Presiden 2015 ini tidak mencatut nama PSSI, meskipun sebagian perangkat pertandingan bernaung di bawah PSSI.

Heru mengatakan bahwa perangkat pertandingan nantinya ditugaskan melalui kontrak profesional dengan pihak promotor, dalam hal ini adalah Mahaka. Jadi hal tersebut dirasa tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Piala Presiden sendiri akan diikuti oleh 16 tim yang mayoritas dari mereka merupakan klub-klub Indonesia Super League (ISL). Dan pada acara pembukaannya nanti akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Penulis: | 27 Agustus 2015 | Berita Bola