Login/Join

Sang Jawara Bertahan Keok di Laga Pembuka Serie A 2015-2016

Sebuah kejutan terjadi di laga awal Liga Italia Serie A musim 2015-2016, sang jawaran bertahan, Juventus secara mengejutkan dikalahkan oleh Udinese dengan skor tipis 1-0. Yang lebih menghebohkan adalah Juve kalah di kandang sendiri.

Jalannya Pertandingan
Pertandingan sejak menit-ment awal terlihat begitu didominasi oleh sang tuan rumah. Serangan demi serangan coba disajikan Juve secara apik. Namun beberapa kali peluang belum mampu menembus jantung pertahanan Udinese yang cukup kokoh.

Juve yang kali ini tampil tanpa tiga pemain pilarnya Andrea Pirlo, Carlos Tevez dan Arturo Vidal pada lini depan, tampak bermain begitu boros dan banyak menyia-nyiakan peluang. Permainan Juve pun terlihat berbeda dengan musim lalu. Beberapa kali striker anyar mereka, Mario Mandzukic Roberto Pereyra menciptakan peluang, namun belum jua mampu menghasilkan sebuah gol. Hingga babak pertama usai, skor masih imbang kacamata.

Di babak kedua, sang alenatore, Massimiliano Allegri mecoba untuk mengembangkan permainan anak-anak asuhnya. Seluruh jatah pergantian pemain pun harus digunakan. Namun upaya Allegri tak mampu menghasilkan gol yang dinanti-nantikan publik tuan rumah.

Pada menit ke 78, seorang pemain Udinese, Cyril Thereau membuat publik tuan rumah tertegun. Pemain asal Prnacis tersebut melakukan satu aksi maunuver yang cantik melewati penjaga gawang senior Juve, Gianluigi Buffon. Dan GOOOOOLLL!!!!. Seluruh pemain dan staff Udinese lompat kegirangan menyambut gol yang diciptakan oleh Thereau. Skor 0-1 untuk keunggulan sang tamu.

Tak ingin menderita kekalahan di laga awal, Allegri pun lantas mencoba menambah daya gedor timnya. Ia lantas memasukkan pemain baru mereka, Paulo Dybala dengan harapan si anak ajaib tersebut mampu menjadi penggembira Kota Turin. Namun apa daya hingga peluit panjang dibunyikan, tuan rumah tak mampu mengejar ketertinggalan. Juve harus tertunduk malu di depan para suporter mereka. Berakhir sudah rangkaian 47 pertandingan tak terkalahkan Juventus di kandang sendiri. Sang finalis Liga Champions musim lalu, dan empat kali juara beruntun tak mampu mengalahkan Udinese yang tampil begitu disiplin pada laga tersebut. Udinese sukses meraih tiga poin pertama mereka di pertandingan liga pertama yang dimanajeri Stefano Colantuono.

Penulis: | 24 Agustus 2015 | Berita Bola