Login/Join

Ini Alasan Kovavic Lebih Pilih Madrid Ketimbang Barca

Jelang berkahirnya bursa transfer musim panas kali ini, ada dua transfer yang terjadi. Yang pertama adalah transfer Mateo Kovavic dar Inter Milan menuju Real Madrid. Dan yang kedua adalah trasnfer Pedro dari Barca menuju Chelsea. Namun yang menjadi bahasan kita kali ini adalah transfer Kovavic.

Pemain asal Kroasia ini sebenarnya tak hanya diminati oleh Real Madrid saja. Melainkan juga ada sang rival, Barcelona. Jauh hari sebelum memilih bergabung dengan Real Madrid, Mateo Kovacic sebenarnya sudah menjadi icaran Barcelona. Bahkan pada Maret 2015 lalu, Direktur Inter Milan, Piero Ausilio, sudah sempat bertemu pejabat Barcelona untuk membahas transfernya.

Namun pada faktanya, sang pemain lebih memilih Real Madrid ketimbang Barcelona. Tentu Kovavic memiliki alasan yang kuat kenapa memilih hengkang menuju Santiago Bernabeu.

Pada sesi wawancara perdananya dengan media, Kovavic mengungkap alasan kenapa ia lebih memilih pindah ke Madrid ketimbang Barca. Menurutnya Real Madrid adalah klub terbesar dunia dan levelnya di atas Barcelona.

Kovavic sendiri didatangkan Madrid dari Inter Milan dengan bandrol sebesar 35 juta euro atau sekitar sekitar Rp 547 miliar. Harga tersebut telah membuat Inter Milan meraup untung tiga kali lipat dibanding ketika Inter Milan membelinya dari Dinamo Zagreb pada Januari 2013 lalu. Dan harga tersebut juga sukses mengukir nama Kovavic menjadi pemain Kroasia termahal sejagad. Dia mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Luka Modric dengan nilai 30 juta euro pada musim panas 2012.

Selain Barcelona, ada satu lagi klub elit yang juga menginginkan jasa Kovavic. Klub tersebut adalah si Merah Liverpool yang sedang haus akan pemain baru. Seperti yang sama-sama kita ketahui The Reds sedang berusaha untuk membangun kembali dinasti kejayaannya musim ini. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan Liverpool adalah dengan mendatangkan tujuh pemain anyar pada bursa transfer musim panas ini. Dan nama Kovavic nyaris saja menjadi perekrutan ke-8 Liverpool. Beberapa kali utusan The Reds diketahui melakukan pendekatan dengan manajemen Inter Milan dan agen si pemain. Tapi semuanya menemui jalan buntu.

Penulis: | 21 Agustus 2015 | Berita Bola