Login/Join

Tour Pra Musim Liverpool Sepi Penonton

Nampaknya kepergian legenda Liverpool Steven Gerrard dan manta bintang mudanya Rahem Sterling sangat berpengaruh. Bukan hanya ke permainan Liverpool, Namun Juga ke jumlah penonton pra-musim Liverpool, kecuali di Australia.

Salah satunya kehadiran yang relatif rendah di Stadion Bukit Jalil di Kuala Lumpur, Malaysia. Pertandingan pekan lalu antara klub Premier League itu dan Malaysia Selection XI hanya di tonton 50.000 penonton. Padahal di stadion yang sama pada tahun 2013, penonton yang datang intuk menonton Liverpool sekitar 80.000 orang.

Hal ini terjadi meskipun ada banyak promosi yang di berikan dari pihak sponsor yang melibatkan jaringan restoran Subway dan hadiah langsung sepeda motor.

“Berdasarkan umpan balik yang kami terima, kinerja musim lalu juga berkontribusi. Jika mereka bisa mendapatkan beberapa nama besar, beberapa pemain yang lebih menonjol, mereka akan menjadi lebih populer lagi.”

“Setelah kepergian Steven Gerrard, kehadiran tentu turun karena kebanyakan penggemar ingin melihat dia dan Sterling juga,” kata Andrew Doh, eksekutif pemasaran Streaming Empire Holdings yang berbasis di Kuala Lumpur, yang bekerja sama dengan Pro Events, promotor sepakbola Asia, guna memasarkan pertandingan ini, mengatakan kepada The Guardian.

Hal yang sama terjadi di Bangkok, penurunan yang terjadi sangatlan besar. Saat laga berlangsung, hanya setengah dari stadion yang terisi.
Namun tidak semua tour pra musim Liverpool kehilangan penggemarnya. Dia Australia, Penonton yang datang melimpah memenuhi stadion.
Syafiq Acan, anggota klub penggemar Liverpool All Reds Malaysia, menyalahkan Empire Streaming Holdings dan Pro Events untuk jumlah penonton yang berkurang.

“Fans Liverpool kesal dengan panitia yang tidak menyelenggarakan acara dengan benar. Para penggemar bahkan tidak bisa bertemu dengan para pemain,” katanya.

Acan juga mempermasalahkan laga yang di helat saay libur lebaran idul Fitri. Mayoritas suporter Malaysia yang bergama muslim tidak bisa datang karena masih dalam acara Idul Fitri.

Doh menolak kritik tersebut. “Bukan hanya kami yang mengadakan acara tersebut, ada pihak lain yang terlibat juga,” katanya, menambahkan bahwa Jumat adalah bukan faktor yang menentukan, meski hari libur memang memiliki efek penting.

Penulis: | 3 Agustus 2015 | Berita Bola