Login/Join

Profil dan Fakta Bastian Scweinsteiger, Sang Jendral Lapangan Tengah Anyar Manchester United

Bayern telah sepakat untuk penjualan Bastian Scweinsteiger ke Manchester United musim panas ini. Pemain Jerman ini menjadi rekrutan ketiga MU musim panas ini. Tentu nama Scweinsteiger sudah tak asing lagi. Ia merupakan punggawa Bayern Munchen dan Timmnas Jerman. Soal prestasi Scweinsteiger nyaris mengoleksi semua gelar bergengsi di kancah persepakbolaan dunia. Ia pun pernah terpilih sebagai pemian terbaik Jerman tahun 2013 lalu.

Namun ada slentingan yang menyebutkan bahwa Scweinsteiger telah melewati masa keemasannya sebagai jendral lapangan tengah. Mu pun dianggap salah beli pemain. Benarkah demikian? Yuk kita telusuri lebih jauh jejak sang maestro lapangan tengah anyar milik MU ini.

Bastian Scweinsteiger merupakan pemain Jerman pertama yang merumput di Old Trafford. Ia mengikuti jejak koleganya di timnas Jerman, mesut Ozil yang telah lebih dulu bergabung dengan Arsenal.

Sebuah fakta yang menarik tentang Bastian Scweinsteiger adalah pemain ini sepanjang karirnya sebelum bergabug dengan MU, nyaris tak pernah bermain jauh-jauh dari tanah kelahirannya. Ia dibesarkan di Kolbermoor, di barat daya Jerman. Saat usianya menginjak enam tahun, ia telah bergabung dengan klub lokal FV Oberaudorf. Dua tahun kemudian ia memutuskan untuk pindah ke klub yang lebih besar yakni Rosenheim.

Kemampuan olah bolanya pun meningkat seiring bertambahnya usia. Enam tahun kemudian ia bergabung dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen. Debut pertamanya sebagai pemain senior Bayern Munchen ia lakukan pada usia 18 tahun saat itu ia menjadi pemain pegganti.

Sejak saat itu, nama Bastian Scweinsteiger nyaris tak terpisahkan dari skuad Bayern Munchen. Ia telah mencatatkan lebih dari 500 penampilan kompetitif bersama Bayern. Ia juga menjadi pemain Bayern yang paling berpengalaman di skuad Bayern saat ini dan kedelapan dalam sejarah klub.

Soal prestasi, Bastian Scweinsteiger nyaris mengoleksi semua elar bergengsi di jagad sepakbola dunia. Bersama Bayern Munchen, ia telah memenangkan seabrek trofi.

8 kali juara Bundesliga (2003, 2005, 2006, 2008, 2010, 2013, 2014, 2015)
7 kali Piala Jerman (2003, 2005, 2006, 2008, 2010, 2013, 2014)
2 kali Piala Liga (2004, 2007)
2 kali Piala Super Jerman (2010, 2012)
1 Kali Liga Champions (2013)
1 kali Piala Super Eropa (2013)
1 kali Piala Dunia Antar Klub (2013)
1 kali gelar Pemain Terbaik Jerman (2013)

Dengan timnas Jerman prestasinya pun tak kalah moncer. Ia telah memenangkan Piala Dunia (2014) dan menjadi runner-up di Kejuaraan Eropa (2008). Siapa yang mampu menyamai prestasi Scweinsteiger dalam waktu dekat ini? Rasanya akan sangat sulit. Jadi, apakah MU salah beli pemain?

Penulis: | 14 Juli 2015 | Berita Bola