Login/Join

Eks Bintang Timnas Indonesia Ini Kini Bermain di Liga Tarkam

Akibat kisruh persepakbolaan Indonesia yang berujung pada dihentikannya kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) membuat semua pemain kehilangan mata pencaharian. Hampir semua pemain sepakbola profesional terkena imbasnya. Bahkan bisa dibilang kebanyakan pemain mengalami masa depan yang tak jelas. Ada yang banting setir dari pemain bola menjadi kuli bangunan, ada pula yang harus turun level bermain di Liga Tarkam. Ini pula yang dialami oleh eks punggawa timnas, Cristian Gonzales.

Dihentikannya Liga Indoensia yang sejatinya baru saja bergulir, terpaksa membuat Gonzales hidup lontang lantung tanpa kejelasan. Untuk menyambung hidup, gonzales juga terpaksa bermain di pertandingan “antar kampung” alias Tarkam. Seminggu yang lalu, Gonzales dan beberapa pemain ISL lainnya bermain di laga tarkam di Jakarta. Sungguh miris bukan. Gonzales yang notabenenya merupakan salah satu bintang lapangan hijau harus rela bermain di pertandingan antar kampung demi menafkahi keluarganya.

Eva Norida Siregar, istri Gonzales mengungkapkan bahwa suaminya terpaksa bermain di pertandingan Tarkam untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari keluarga.

“Seminggu yang lalu, Gonzales main tarkam di Jakarta bersama pemain lainnya. Lumayan ada uang tambahan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Eva seperti dikutip dari Kompas.com.

Eva pun mengakui dengan dihentikannya kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) membuat ekonomi keluarganya sedikit berubah. Eva mengakui jika keluarganya kini kekurangan uang untuk biaya hidup. Selain itu ia mengaku bahwa keluarganya tak bisa lagi memberikan santuna kepada anak yatim. Padahal saat kompetisi masih jalan, keluarga Gonzales rutin memberikan santunan kepada 13 anak yatim. Situasi ini pun membuat Eva dan keluarga sedih. Ia mengaku sudah empat bulan tidak bisa menyantuni Anak Yatim yang selama ini biasanya ia bantu.

“Gonzales, saya, dan anak-anak saya pada sedih, galau, gelisah semua. Karena tak ada pendapatan untuk menghidupi kebutuhan keluarga. Yang lebih menyedihkan, saya dan Abang sudah empat bulan tak bisa menyantuni anak yatim yang sudah lama kita bantu,” kata Eva yang mengaku suaminya masih mendapatkan gaji sebesar 25 persen dari manajemen Arema.

Penulis: | 25 Juni 2015 | Berita Bola