Login/Join

Resmi, Vincenzo Montella Dipecat Fiorentina

,

Berakhir sudah masa kerja Vincenzo Montella bersama Fiorentina setelah menajemen klub secara resmi memecat Montella dari jabatannya sebagai pelatih Fiorentina. Bukan karena tak mampu memberikan prestasi Montella dipecat, melainkan karena Montella dianggap tidak punya ketegasan sikap soal masa depannya. Terdengar cukup ironis.

Berita pemecatan Montella dari jajaran kepelatihan Fiorentina beredar pada senin lalu waktu setempat. Sejatinya Fiorentina tak ingin mengakhiri kerja sama mereka dengan Montella. Bahkan Fiorentina telah menawarkan kontrak baru untuk Montella. Namun Montella nampaknya telah membuat kecewa manajemen Fiorentina setelah ia melontarkan penyataan yang mengatakan bahwa dirinya masih belum tahu apakah melanjutkan kontrak atau tidak di La Viola.

Terang saja hal ini membuat Presiden Fiorentina, Andrea Della Valle, merasa kecewa dengan pernyataan mantan striker AS Roma tersebut.

“ACF Fiorentina telah menginterpretasikan sikap pelatih Vincenzo Montella sebagai keinginan yang jelas untuk memutus kontrak yang secara sah ditandatangani dua tahun lalu,” demikian pernyataan Fiorentina di Football Italia.

“(Kontrak) itu berisi klausul yang pelatih tidak lagi anggap sebagai sesuatu yang menarik untuknya, tapi dia sepakati ketika itu. Dengan penuh penyesalan, kami menilai ada penurunan ketidakpercayaan yang memengaruhi hubungan ini. Kami pun memutus kontrak Montella,” lanjut pernyataan resmi itu.

Menanggapi pernyataan yang dikeluarkan oleh Montella, pihak manajemen Fiorentina pun bertindak cepat. Mereka lantas memecat Montella dan segera mencari solusi pengganti Montella selanjutnya. Pelatih Basel, Paulo Sousa, disebut-sebut menjadi incaran manajemen guna menggantikan Montella.

Meskipun dipecat, Montella nampaknya aman-aman saja, karena dirinya juga diminati sejumlah klub Serie A lainnya. Sejauh ini Montella digadang-gadang akan menjadi pengganti Rafael Benitez di Napoli atau Filippo Inzaghi di AC Milan.

Berbicara soal kinerja, Montella bukanlah pelatih yang buruk-buruk amat. Bahkan kinerjanya bersama Fiorentina tebilang cukup memuaskan. Dua tahun menukangi Fiorentina, dua kali pula dia mengantar klub tersebut finis di posisi empat besar. Musim lalu dia bahkan mengantar timnya menembus final Copa Italia, meski kemudian kalah di tangan Napoli dengan skor 1-3.

Penulis: | 17 Juni 2015 | Berita Bola