Login/Join

Gol Kedua Messi Hancurkan Mental Bayern

Lionel Messi menjadi man of the match dalam laga leg pertama emifinal Liga Champions melawan Bayern Munchen dini hari tadi. Pemain Argentina tersebut tampil memukau membawa timnya memenangi pertandingan dengan skor telak 3-0.

Messi mencetak dua gol penting Barca. Sebelum akhirnya dilengkapi oleh Neymar. Terlihat jelas gol Messi mampu membuat mental anak-anak Bayern anjlok. Padahal laga di abbak kedua cukup berimbang. Hingga menit ke-70 kedua tim mash kesulitan untuk membongkar pertahanan masing-masing.

Namun petaka justru teerjadi di menit ke-77. Bdrwal dari Dani Alves yang berhasil mencuri bola dari benat, lantas pemain Brasil etrsebut memberikan umpan manis kepada Messi. Messi pun tak mau membuang-buang peluang lagi. Dengan penuh ketenangan, Messi menembak bola dari luar kotak penalti. Bola yang melengkung, tak mampu diraih oleh penjaga gawang Bayern Munchen, Manuel neuer. Gol pertama Messi tersebut membuat anak-anak asuh Pep Guardiola shock.

Dan benar saja, belum pulih dari shock, Messi kembali menambah derita Bayern Munchen. Hanya selang tiga menit dari gol pertama, Messi kembali merobek jala gawang Neuer. Gol kedua Mess berwal dari umpan yang diberikan Ivan Rakitic. Messi dengan santai menjungkil bola mengecoh neuer. Gol cantik Messi tersebut mengaskan kelasnya sebagai pemain terbaik dunia. Bayern pun terlihat lesu setelah gol kedua Messi tersebut.

Di masa injury time, saat semua orang di stadio sudah siap-siap untuk pulang, sorak sorai malah kembali tedengar setelah Neymar menciptakan satu gol lagi. Gol pnetup Neymar itu lahir berkat assist manis yang diberikan Messi kepadanya. Nampaknya skor 2-0 belum cukup bagi Messi. Akhir nya Barca menutup pertandingan dengan skor 3-0.

Hasil tersebut membuat agregat sementara ini menjadi 3-0 untuk keunggulan Barca. Pekan depan akan menjadi momen yang paling menentukan bagi kedua tim. Bayern yang akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri tentu akan berusaha mati-matian untuk mebalikkan agregat tersebut. Tugas yang cukup berat akan diemban oleh Pe Guardiola dan anak-anak asuhnya. Mampukah Pep dan anak buahnya membalikkan keadaan?

Penulis: | 8 Mei 2015 | Berita Bola