Login/Join

Neymar Bermain Sepeti Anak Kecil!

Neymar merupakan sosok di balik kemenangan Barcelona atas PSG pada leg kedua babak perempat final lalu. Namun di balik penampilannya yang impressif, nampaknya banyak yang sirik dengan Neymar. Bintang asal Brasil tersebut kerap kali mendapat kritikan yang pedas dari para haters. Neymar dianggap terlalu lama membawa bola dan kerap kali pamer aksi. Aksi Neymar yang suka men-drible bola tersebut disamakan dengan gaya bermain anak kecil oleh mantan pemain Barcelona asal Brasil, Juliano Belleti. Namun pernyataan Belleti tersebut bukanlah suatu cemoohan, melainkan suatu pembelaan kepada sang bintang muda asal Brasil tersebut.

Menurut Belleti, membawa bola atau drible merupakan hal yag wajar bagi semua bintang Brasil. Ia menuturkan bahwa hampir semua bintang Brasil aan melakuakn hal yang dengan Neymar.

Belleti lantas menambahkan bahwa apa yang dilakuakn Neymar merupakan hal yang sangat normal di Brasil. Di Negeri Samba, kepiawaian mendribling bola merupakan tanda kesempurnaan seorang pemain. Oleh karena itu, rata-rata pemain Brasil emmang suka pamer kebolehan mereka dalam mendrible bola. Apalagi jika statusnya merupakan pemain bintang, maka bisa dipastikan, hal tersebut menjadi bagian dari unjuk kemampuan di atas lapangan saat bertanding.

Belleti juga mengambil contoh beberapa nama besar asal Brasil seperti Ronaldinho dan Ronaldo yang sering melakuakn aksi individu yang brilian di atas lapangan. Tentu pemain-pemain tersebut paham apa yang dilakukannya saat mendrible bola dalam suatu pertandingan. Bukan sekedar membuang-buang peluang, melainkan untuk membuka peluang.

“Neymar kadang membuat banyak dribel seperti anak kecil. Ia masih muda, ia masih kecil, itu menurut saya wajar. Pesepakbola terbaik Brasil memang selalu seperti itu. Ronaldinho, Ronaldo, mereka bermain seperti itu dan rival mereka tidak menyukainya. Bagi kami, itu sempurna,” kata Belleti.

Memang jika berbicara tentang kolektivitas dan kekompakan tim, mendrible bola terlalu lama akan berimbas pada rusaknya susuanan formasi yang telah di set sebelumnya. Apa yang dilakukan Neymar pun tak hanya menjadi hal yang tak disukai oleh lawan, tapi juga tak disukai oleh reka setimnya. Aksi Neymar tersebut bisa merusak keseimbangan permaianan tim. Di era sepakbola modern ini, gaya ebrmain invidual memang sudah jarang diterapkan. Hanya pemain-pemain yang dianugerahi skill menawan yang bisa menujukkan skill individu mereka dengan sempurna.

Penulis: | 27 April 2015 | Berita Bola