Login/Join

Ini Pendapat Alvaro Morata Tentang Suporter Madrid

Eks peman Real Madrid, Alvaro Morata angkat bicara mengenai insiden pencegatan yang dilakukan oleh sejumlah fans Madrid beberapa waktu lalu. Menurut Morata, hal tersebut merupakan kejadian yang sangat memalukan, terlebih lagi fans base Madrid merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Tentu saja hal tersebut mencoreng nama baik Real Madrid secara tidak langsung.

Alvaro Morata menyayangkan kejadian memalukan yang terjadi di Valdebebas, markas latihan Real Madrid. Namun Morata yakin bahwa sebenanrnya tidak semua suporter Real Madrid beringas.

Seperti pemberitaan sebelumnya, tiga orang fans Real Madrid muncul di intu gerbang markas latihan Los Blancos. Ketiga fans kampungan tersebut berusaha mencegat mobil yang saat itu sedang dikendarai Gareth Bale dan Jose Rodriguez, sebelum akhirnya fans tersebut beradu argumen dengan Sergio Ramos.

Insiden memalukan tersebut diyakini merupakan buah dari kekecewaan fans terhadap hasil laga El Clasicco beberapa waktu lalu. Dalam laga tersebut Real Madrid keok 1-2 atas Barcelona. Hasil tersebut membuat Madrid duduk di peringkat dua klasemen sementara La Liga, tertinggal empat angka dari Barcelona.

Lanjut menurut Morata jika tidak semua fans Madrid seperti itu, menurutnya itu hanya kelakuan sejumlah oknum tertentu saja. Ia mangatakan jika tingkah laku satu dua orang tidak bisa menggambarka tingkah dari sebuah basis suporter sebesar Real Madrid.

“Tingkah laku satu dua orang saja tidak menggambarkan tingkah dari sebuah basis suporter yang amat besar dan hebat,” ujar Morata sesuai rilis AS.

Benar juga apa yang dikatakan Morata. Tindakna bodoh dan kampungan seperti itu hanya akan merugikan si oknum sendiri. Pelaku kini terancam akan dicabut keanggotaannya dari basissuporter Real Madrid. Dan kemungkinan mereka tidak akan diizinkan memasuki stadion Santiago Bernabeu untuk menyaksikan laga Real Madrid selamanya. Jika sudah seperti itu, siapa yang dirugikan? Tentu saja mereka sendiri. Ulah kebodohan mereka, justru berbuah tidak bisa menyaksikan secara langsung pertandingan tim kesayangan mereka. Semoga bisa menjadi pelajaran berharga ke depannya, agar tak ada lagi tindakan bodoh di dalam maupun di luar lapangan.

Penulis: | 6 April 2015 | Berita Bola