Login/Join

Barcelona Was-Was Hadapi PSG

Meskipun babak delapan besar Liga Champions masih akan berlangsung beberapa pekan mendatang, nampaknya atmosfer perseteruan antar tim sudah mulai terasa dari sekarang. Para pelatih dibikin sibuk mempersiapkan racikan yang tepat untuk menjungkalkan lawan-lawannya nanti. Setaip tim memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, hal ini pula yang disadari oleh pelatih Barcelona, Luis Enrique.

Sang Pelatih Barca tersebut dibuat sedikit gentar ketika mengetahui lawannya nanti di babak delapan besar adalah PSG. Enrique mengakui jika PSG merupakan salah satu kandidat peraih trofi Liga Champions musim ini. Menurut Enrique, anak-anak PSG memiliki semangat juang yang tinggi. Hal ini jelas terlihat saat pertandingan babak 16 besar antara PSG VS Chelsea. Kala itu PSG hanya bermain dengan 10 orang setelah Zlatan Ibrahimovic diusuor keluar lapangan sejak menit ke-32. Namun rupanya hal tersebut tak mengurangi daya gedor dan semangat juang anak-anak PSG. Malahan mereka semakin bersemangat. Hasilnya, PSG mampu menahan imbang Chelsea dan memastikan diri lolos ke delapan besar.

Menurut Enrique, baik timnya maupun PSG hampir memiliki pengalaman yang sama. Keduanya sama-sama pernah bertemu di babak penyisihan grup.

“Kami punya pengalaman dari penyisihan grup, dengan kemenangan dan kekalahan. Sejujurnya, setelah mengalahkan Chelsea (di perdelapan final), PSG menunjukkan bahwa mereka kandidat kuat untuk memenangkan kompetisi ini,” demikian pengakuan Luis Enrique setelah pengumuman hasil undian babak 8 besr Liga Champions.

Pertmuan ini bukan yang pertama kali bagi kedua tim. Sebelumnya keduanya pernah berseteru di babak penyisihan grup F Liga Champions musim ini. Dalam perseteruan di penyisihan grupo F tersebut, Barcelona berhasil keluar sebagai juara grup dan PSG harus puas berada di posisi runner-up.

Melihat fakta tersebut, bisa saja partai delapan besar nanti menjadi misi balas dendam bagi PSG. Jika saja PSG mampu mengatasi hadangan Barca di babak delapan besar nanti, peluang PSG untuk menjadi kampiun di kompetisi paling bergengsi antar klub eropa ini akan menjadi semakin besar.

Hanya saja, PSG terlebih dahulu harus mampu mengatasi permasalahan intern yang menimpanya. PSG tak akan diperkuat dua pilar utamanya pada laga leg pertama perempat final di Paris pada 15 April mendatang. PSG harus bermain tanpa Zlatan Ibrahimovic dan juga Marco Verratti. Zlatan dikenal sebagai sosok penyerang yang haus gol, sedangkan Verrati merupakan kreatir serangan lini tengah PSG. Hal ini mungkin akan sedikit memguntungkan sang tamu. Namun tetap saja Barca tak boleh menganggap remeh PSG. Mereka masih mempunyai sejumlah pemain dengan kualitas yang sama baiknya.

“Absennya Ibrahimovic dan Marco Verratti sangat penting tapi mereka punya pemain lain yang sama berbahayanya,” ujar Enrique.

Sebagai pengingat pada pertemuan kedua tim di babak penyisihan, keduanya sama-sama pernah menang dan kalah. PSG menang 3-2 di Paris pada 1 September 2014, dan Barcelona menang 3-1 di Camp Nou pada 11 Desember 2014.

Penulis: | 2 April 2015 | Gosip