Login/Join

Satu Tim Sepak Bola Selamat Lolos Dari Musibah Maut Germanwings

Dunia sedang berduka menyusul jatuhnya pesawat GermanWings beberapa waktu lalu. Tragedi yang menimpa maskapai penerbangan GermaWings tersebut tebtu meninggalkan duka yang mendalam bagi korban yang ditinggalkan. Namun tahukah anda, di balik musibah tersebut tersimpan sebuah himah yang mendalam?

Ungakapan “Nasib memang tak ada yang tahu” mungkin bisa mewakili apa yang terjadi pada tim Dalkurd FF, sebuah tim sepakbola dari Swedia.

Satu tim bersama staff nya tersebut selama dari kecelakaan maut yang menimpa GermanWings. Usut punya usut ternyata satu tim sepakbola tersebut memutuskan untuk memindahkan seluruh pemain dan staf mereka ke tiga pesawat lain di rute yang sama, namun dengan waktu tunggu transit yang lebih pendek.

Tim tersebut awalnya merencanakan untuk melakukan perjalanan di pesawat 4U9525 ke Düsseldorf, namun tim Divisi 1 Dalkurd FF, dari Borlänge di Swedia tengah, akhirnya membagi tim ke dalam tiga penerbangan yang tersisa dari Barcelona, seluruhnya melalui Jerman.

Setelah tiba di Düsseldorf, tim sepak bola Dalkurd FF emndapat kabar jika pesawat yang sebelumnya menjadi pesawat yang mereka tumpangi dilaporkan telah jatuh di pegunungan Alpen di Prancis tenggara pada Selasa sore WIB.

Dalam peristiwa naas tersebut, dilaporkan sekitar 144 penumpang, termasuk dua bayi dan 16 remaja dari sebuah sekolah SMA di Jerman, dan enam awak pesawat tewas ketika Germanwings flight 4U9525 dilaporkan jatuh Selasa petang WIB. Pesawat tersebut dilaporkan menabrak gunung di wilayah terpencil Alpen Perancis dalam perjalanan dari Barcelona, Spanyol, ke Jerman.

“Kami seharusnya ada di pesawat itu. Kami check-in bersama dengan semua penumpang. Ini riil,” kata kepala olahraga Dalkurd FF Adil Kizil kepada Aftonbladet.

“Semua orang di pesawat itu check-in sama-sama seperti kita. Kami juga terbang dengan anak perusahaan Lufthansa, sehingga semua orang pergi ke gerbang yang sama.”

“Ketika kami tiba di bandara di Barcelona ada empat penerbangan bersiap take off waktu itu, terbang ke utara di atas pegunungan Alpen.”

“Empat penerbangan dan kami punya pemain di tiga flight di antaranya. Anggap saja kami sangat beruntung.”

Dalkurd FF, yang dibentuk pada tahun 2004 oleh sejumlah imigran Kurdi, bermain di Divisi Swedia 1, kasta ketiga dalam sistem liga sepak bola Swedia.

Tim berada di kamp pelatihan selama seminggu di Barcelona dan terbang pulang Selasa pagi waktu setempat, dan seharusnya naik di flight 9525 yang naas tersebut.

Penulis: | 30 Maret 2015 | Berita Bola