Login/Join

Jejak Rekam Benny Dolo Sebagai Pelatih Timnas

Benny Dolo atau yang akrab dipanggil Bendol kembali ditunjuk menjadi pelatih utama tim nasional Indonesia. Bendol itu akan menukangi skuat Merah Putih pada dua laga uji coba di bulan Maret 2015. Yang menjadi alasan utama PSSI memilih Bendol sebagai pelatih sementara timnas Indonesia adalah dari segi pengalaman. Tentu ini bukan pertama kalinya Bendol ditunjuk menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Sebelumnya tercatat Bendol pernah dua kali menukangi skuad garuda pada periode 2000-2001 dan 2008-2010. Lantas bagaimana sepak terjang Bendol saat menukangi tim nasional Indonesia? Berikut ini kami sajikan rekam jejak Bendol selama menjadi pelatih tim nasional Indonesia.

Bendol pertama kali diberikan kepercayaan menukangin tim merah putih pada periode tahun 2000-2001. Kala itu ia ditunjuk sebagai pelatih timnas di ajang Pra Piala Dunia 2002. Namun sayang saat iu ia belum bisa memberikan prestasi untuk timnas. Langkah Indonesia hanya mampu sampai babak kualifikasi dengan finish diurutan kedua. Indonesia kala itu kalah saing dari China yang akhirnya lolos ke Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Pada tahun 2008 Bendol kembali ditunjuk menjadi arsitek timnas. Kala itu ia ditunjuk untuk menggantikan Ivan Kolev yang gagal di putaran final Piala Asia 2007 dan kualifikasi Piala Dunia 2010.

Tugas pertama Bendol ketika itu menukangi timnas untuk ajang Piala Kemerdekaan 2008 di Jakarta. Tampil sebagai tuan rumah, anak-anak skuad merah putih tampil mengesankan di fase penyisihan grup. Indonesia melibas lawan-lawan mereka di grup B yaitu Kamboja (7-0) dan Myanmar (4-0). Di babak semifinal, Indonesia harus berhadapan dengan timnas Indoensia U-21. Timnas senior emnang dengan skor tips 1-0. Di laga final, Indonesia menghadapi Libya U-23.

Di fase ini lah terjadi sebuah kontroversi. Di babak pertama Indonesia tertinggal 1-0. Memasuki babak kedua, tim Libya U-23 memilih walk over (WO). Usut punya usut ternyata sikap Libya U-23 itu dipicu tindakan tidak sportif dari kubu tuan rumah. Pelatih Libya Gamal Adeen Nowara dipukul oleh pelatih kiper timnas Indonesia saat menuju ruang ganti usai babak pertama. Akhirnya Indonesia dinyatakan sebagai pemenang dengan skor 3-1. Tentu ini bukanlah prestasi yang terlalu membanggakan karena dicoreng oleh tindakan tidak sportif salah satu staf timnas.

Setelah itu, Bendol masih menukangi Indonesia untuk gelaran Piala AFF 2008. Sayang ia hanya mampu membawa Indonesia hingga babak semifinal. Ia juga gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011 Qatar. Ini untuk pertama kalinya bagi Indonesia gagal lolos ke putaran final Piala Asia, setelah sebelumnya empat kali berturut-turut selalu berpartisipasi pada 1996, 2000, 2004, dan 2007.

Penulis: | 19 Maret 2015 | Gosip